Dead People Dance – Interviews

DEAD PEOPLE DANCE

Mungkin ada diantara kalian yang penasaran kenapa nama diatas sering muncul di pamflet gig metal scene belakangan ini. Apa, kenapa & siapa saja yang berada dibalik DANSA MANUSIA SUCI? atas pertanyaan-pertanyaan tersebut, dalam kesempatan kali ini munafik-ri berhasil menginterogasi Ari Eka, guitaris-founder mereka langsung.

MF :       Jadi, sesuci apakah manusia berdansa?

ARI :       Sesuci dan sejernih air surga.

MF :       Asik brati nanti bakal keluar juga dansa-manusia-jernih mungkin? Haha.. Jadi apasih maksud dari dansa manusia suci?

ARI :       Sebuah manifestasi dan doktrinasi bagi sosok manusia yang hina u/ metamorfosa hidup lebih singkron agar tetap sejalan mengikuti peredaran secara vertikal.

MF :       Manifes dalam rangka apa yah?

ARI :       Berbalik melawan sebuah pikiran yang cenderung terlihat semakin tragis dengan landasan yang salah dan berfikir secara rasional atas norma-norma yang ada.

MF :       Wow! Terus kenapa nulis tema itu?

ARI :       Melihat dari sifat dan sikap sosial yang telah melupakan suatu hal yang sakral.

 

MF :       Trus ngapain kalian sok-sok an pake ritual “wall of death” segala, dipertengahan lagu setiap kali bawain lagu itu?

ARI :       Suatu perwujudan emosi dari penggalan nada serta kutipan amarah dari masing-masing jiwa.

MF :       Jadi ada kaitannya sama isi lagunya gak?

ARI :       Nggak ada.

MF :       Terus apa hubungannya DEAD PEOPLE DANCE, CEMETERY DANCE CLUB, & GRAVE DANCERS?

ARI :       Ga ada!!! karena DEAD PEOPLE DANCE itu sendiri bermakna suatu potret kecil dari kaum proletar yang haus akan euforia.

MF :       Jadi tujuan potret kecil yang bernama DEAD PEOPLE DANCE sendiri itu seperti apasih?

ARI :       Sesuai nama band yang kami buat, DEAD PEOPLE DANCE. Kami dedikasikan bagi kaum proletar itu harus sampai pada mereka dan terasa pada telinga tentang apa yang kami suarakan.

 

MF :       Denger2 band baru kalian “job”-nya banyak yah, koq bisa? sering tahajud’an yah?

ARI :       Suatu hal yang lazim bagi band yang baru terlahir atas suatu ledakan dari masing2 personil berdasarkan proses pendewasaan.

MF :       Wah wah wah.. Last question nih, jadi seberapa hebatkah DEAD PEOPLE DANCE untuk segera diperdengarkan khalayak ramai?

ARI :       Untuk kehebatan itu relatif bagi kami, tapi untuk sebuah karya yang kami hasilkan itu sudah cukup mewakili, untuk timbal baliknya khalayak yang mampu berucap.

DEAD PEOPLE DANCE :
Ari Eka / Guitar
Raden Dolly / Guitar
Riezha Ezha Satria / Vocal
Farid / Bass
Iwan / Drums

deadpeopledance@yahoo.com

Interviewed by munafik-ri // photo by dpdcollection // retouched by grafik-ri // © fastforword.wordpress.com

Advertisements

2 thoughts on “Dead People Dance – Interviews

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s